Situs Pribadi
Willy H Rawung
Resensi - Philip P. Pantouw


Saya mengenal Bung Willy H. Rawung sejak tahun 1970-an. Setelah lama berpisah karena kesibukan masing-masing, kami kembali dipertemukan dan bersama sejumlah sahabat mendirikan Perkumpulan Perhimpunan Tou Minahasa pada tahun 2025.


Saya sangat menghargai dedikasi Bung Willy dalam menulis berbagai artikel, khususnya yang membahas Permesta. Melalui tulisannya di Manado Post, ia konsisten menyampaikan pandangan bahwa Permesta bukanlah gerakan pemberontakan, melainkan bagian dari dinamika sejarah bangsa yang dipicu oleh pemboman Manado pada 22 Februari 1958, yang ia sebut sebagai “kecelakaan sejarah”.


Pemikiran tersebut juga kami tuangkan dalam esai bersama berjudul "Paradoks Permesta: Ketika Sejarah Mengubah Stigma Pemberontak Menjadi Patriot".


E-Book Setia Hingga Akhir: Sampai Permesta Paradoks menghimpun 42 artikel yang ditulis selama hampir empat dekade (1987–2026). Karya ini tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga refleksi tentang keteguhan prinsip, perjuangan, serta perubahan perspektif dari waktu ke waktu.


Menjelang usia ke-80 tahun pada 21 Juni 2026, Bung Willy tetap produktif dan visioner. Ia bahkan menjadi salah satu pelopor penerbitan karya dalam format digital di kalangan kami. Semangat literasinya dan dedikasinya patut diapresiasi.


Meski merupakan kumpulan artikel yang ditulis dalam rentang waktu panjang sehingga terdapat variasi gaya penulisan, E-Book ini tetap sangat layak dibaca oleh siapa saja yang ingin memahami sejarah, budaya, dan dinamika politik dari sudut pandang yang humanis

.


Jakarta, 15 Juni 2026


Philip P. Pantouw
Ketua Umum Majelis Keluarga Besar Permesta

Pendiri & Pengawas Perkumpulan Perhimpunan Tou Minahasa